Sabtu, Juli 13, 2024

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...

Panwaslih Aceh Instruksikan Buka...

BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh menginstruksikan Panwaslih Kabupaten/Kota segera membuka...

KAMMI Sebut Perlu Forum...

BANDA ACEH - Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banda Aceh...
BerandaMelarikan Diri, 34...

Melarikan Diri, 34 Napi Tertangkap Lagi

 BANDA ACEH – Tiga orang dari 113 napi yang kabur dari Lapas Kelas IIA Banda Aceh di Lambaro, Aceh Besar, ditangkap dalam razia dan pencegatan oleh jajaran kepolisian dari sejumlah resor.

Ketiganya ditangkap oleh jajaran Polres Aceh Besar, Lhokseumawe, dan Pidie di beberapa titik yang dijadikan jalur pelarian. Mereka menambah daftar napi yang tertangkap, yang hingga Jumat, 30 November 2018 malam, mencapai 34 napi.

“Yang sudah kita amankan 34 napi. Juga berkat razia teman-teman dari Lhokseumawe, Pidie, dan Aceh Besar. Masing-masing satu. Sekarang masih kita lakukan pencarian,” sebut Dir. Reserse Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Muhammad Anwar kepada portalsatu.com, Jumat malam.

Isu loloskan gembong narkoba

Anwar yang berada di Lapas Kelas IIA Lambaro berkepentingan menyortir jumlah narapidana narkoba yang kabur dan tertangkap. Dia menampik isu yang meluas bahwa kaburnya para napi berkaitan dengan upaya meloloskan seorang gembong narkoba Murtala Ilyas.

Murtala Ilyas adalah napi yang divonis oleh Pengadilan Negeri Bireun dengan hukuman 19 tahun penjara dan denda Rp5 miliar pada 28 Juli 2017 lalu. Dia terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil kejahatan narkoba.

Untuk diketahui, dari 113 napi yang kabur, terbanyak adalah yang terjerat kasus narkoba. Selain itu, ada yang dihukum karena kasus kriminal umum, seperti pembunuhan.

“Kalau masalah itu, itu tahanannya BNN. Kita hanya membantu untuk mencari tahanan yang kabur,” kata Anwar.

Hal sama juga dikatakan Kakanwil Kemenkum HAM Aceh, Agus Toyib. Dia mengatakan, kaburnya para napi sama sekali tidak berkaitan dengan Murtala Ilyas.

“Kami belum menemukan korelasinya. Karena saat kejadian Murtala tidak ikut lari,” jawab Agus.

Saat ini, kata Agus, Murtala Ilyas sudah dibawa oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) ke Jakarta untuk dilakukan pengembangan mengenai kasus yang menjeratnya.

“Sejak dini hari ini sudah dibawa ke BNN. Pengembangan kasus oleh BNN,” kata Agus.

Dia meminta agar kaburnya para napi Lapas Kelas IIA Lambaro, tidak disisipi dengan berbagai prasangka yang tidak terbukti kebenarannya.[]

Baca juga: