Oleh Taufik Sentana
Tirai hidup
telah tersibak
dalam taman terbaik
yang menumbuhkan
tangkai tangkai rindu.
Semacam petikan sajak
pada pecahan hujan
di akhir kemarau:
sebuah penantian
yang terjawab
dalam harapan
yang rimbun:
Bila tirai hidup
yang tersibak itu
telah terkoyak, takkan bisa
kau buru waktu untuk
menyulamnya kembali
seperti semula.
Memburu masa kecil
seperti berburu angin,
keinginan yang tak bisa
engkau sentuh.
Ya, engkau bisa saja
menikmati setiap mata bening
dari taman ladang masa kecil,
Namun mata itu bukan milikmu lagi.[]
*Sedang merampungkan Buku Puisi “Password Kebahagiaan”, 2019.



