Bulan Syakban yang mulia ini, kita dituntut untuk memperbanyak zikir dan wirid. Kita sebagai Muslim seyogyanya mempergunakan waktu-waktu berkah dan saat-saat mulia, utamanya bulan Syakban dengan memperbanyak tahlil atau Laa ilaaha illallah secara ilmu, makrifat, amal, akidah, manjahj, zikir dan mengulang-ulangnya. Karena kalimah syahadat adalah pintu masuk dalam Islam, tangga menuju iman.
Kalimah tauhid yang juga kalimah syahadat merupakan tangga hati dan ruh menuju Tuhan seluruh alam Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Kalimah syahadat adalah permulaan dan paling utamanya cabangcabang iman. Kalimah tersebut kebaikan terbesar yang menjadikan iman senantiasa baru dan keburukan-keburukan lenyap, sehingga pada akhirnya ia memegang tangan pemiliknya dan menuntunnya masuk surga. Ia adalah kunci-kunci langit dan bumi atau bahkan kunci-kunci surga. Ia yang membentengi para hamba dari kemarahan Allah dan menjadikan mereka aman dari siksaan-Nya.
Banyak hadis tentang keutamaan-keutamaannya. Di antaranya, dari Abu Hurairah r.a., ia berkata:
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
Perbaruhilah keimanan kalian!
Dikatakan: Wahai Rasulullah, bagaimana cara memperbaruhi keimanan kami?
Beliau bersabda: Perbanyaklah ucapan Laa ilaaha illallah!(HR Ahmad Thabarani)
Di antara kalimah yang terbesar di kandung dalam untaian zikir laa ilaaha illallah, ini disebutkan dalam hadis nabi, pernah suatu ketika Abu Dzarr r.a., ia berkata: Aku berkata: Wahai Rasulullah, berikanlah wasiat kepadaku!
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Jika telah berbuat buruk maka ikutilah dengan kebaikan niscaya kebaikan itu akan meleburnya.
Abu Dzarr berkata: Wahai Rasulullah, apakah Laa ilaaha illallah termasuk kebaikan?
Beliau bersabda: Ia kebaikan yang paling utama (HR Ahmad)
Menyokong hadis di atas juga disebutkan dari Anas r.a., ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Tiada hamba yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dalam sesaat dari malam dan siang kecuali keburukan dihapus dari catatan amalnya sehingga bertempatlah kebaikan sepadannya di sana. (HR Abu Yala)
Kedahsyatan untaian kalam mulia tahlil mampu menghapuskan dosa anak adam. Ini disebutkan dari Abu Bakar r.a., bahwa Baginda Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: Tetapilah Laa ilaaha illallah dan istighfar oleh kalian, perbanyaklah. Karena sesungguhnya iblis mengatakan: Aku menghancurkan manusia dengan dosa-dosa dan mereka menghancurkanku dengan Laa ilaaha illallah dan istighfar. Ketika menyaksikan itu maka aku lalu menghancurkan mereka dengan hawa nafsu, sementara mereka menyangka sebagai orang yang mendapat petunjuk. (HR Abu Yala)
Sementara itu dari Ibnu Umar r.a., berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Tiada seorang di atas bumi yang mengucapkan Laa ilaaha illallah wallaahu akbar walaa haula walaa quwwata illaa billaah kecuali dilebur darinya kesalahan-kesalahannya meski laksana buih lautan. (HR Muslim Turmudzi).
Masih banyak hadis lain juga yang menguraikan tentang kelebihan tahlil tersebut. Beranjak dari itu, mari kita terus menghiasi diri dengan amal ibadah di bulan Syakban ini, termasuk dengan zikir itu untuk mengggapai rahmat, ampunan dan magfirah serta ridha Ilahi.[]



