Oleh: Taufik Sentana*
Setiap orang mungkin pernah terpikir bagaimana kalau menjadi pengusaha. Bisa mengatur waktu dan kebebasannya sendiri. Bahkan bisa memberi lebih banyak manfaat dengan tim dan karyawannya. Di negara kita, pertumbuhan pengusaha belum mencapai 2%.
Oleh karena itu berpikir menjadi pengusaha menjadi sesuatu yang menantang untuk direalisasikan. Beberapa muatan kecil di kurukulum pendidikan nasional juga sudah dimasukkan dasar skill kewirausahaan, atau tepatnya perspektif tentang peluang kewirausahaan.
Dari laman detikfinance, disebutkan tentang tips menjadi pengusaha oleh Sandiaga Uno. Tips tersebut mendorong siapapun yang melek tantangan untuk meresponnya. “Anda bisa memulai usaha anda dan memiliki bisnis anda sendiri hanya dalam satu jam,” kata Uno.
Langkahnya seperti ini, 20 menit pertama anda mesti survei dan searcing di internet tentang usaha apa usaha apa yang akan dijalankan. Kebutuhan apa yang mendesak dibutuhkan. Ada banyak variasi, termasuk dari masakan, kesehatan dan alat dapur. Dan kebutuhan lain yang bisa anda eksekisi.
Langkah kedua adalah, membuat brand atau merek. Harus sesuai dengan layanan anda, seperti doa, nama brand mesti bagus dan mudah diingat.
Langkah ketiga, menetapkan harga dan model penjualan serta strateginya. Anda bisa memilih menjadi reseller atau keagenan yang bisa anda mulai dengan modal seminimal mungkin. Banyak pula layanan market place yang bisa anda jangkau. Bila poin kedua hanya perlu 5 menit, maka di poin tiga ini, setidaknya perlu 15 menit.
Lalu langkah keempat, sisanya 20 menit, anda bisa mengelola promosi awal. Di grup WA dan nanti berkembang ke grup IG, sambil tetap memerhatikan peluang jualan offline sesuai keadaan setempat.
Demikian beberapa tips dasar yang bisa diaplikasikan segera, sesuai kecepatan masing masing dengan memelihara komitmen dan mutu terbaik.[]
*Mengembangkan usaha bidang SDM, Personal Debelopment.




