TAKENGON – Bupati Aceh Tengah resmi menutup MTQ bagi keluarga, reje (kepala kampung) dan imam mesjid yang dibuat dalam menggalakkan pengajian atau membaca Alquran di daerah itu. Penutupan berlangsung pada Sabtu, 4 Juni 2016.

“Diharapkan dengan sering membaca Alquran, dapat memahami dan mengamalkan maknanya secara bertahap,” ujar Nasaruddin.

Pelaksanaan MTQ ini merupakan yang kedua untuk tingkat keluarga, dan menjadi yang pertama untuk kategori reje dan Imam mesjid bersama istri masing-masing.

“Tidak dilaksanakan MTQ sekalipun, membaca Quran merupakan keharusan, jadi MTQ hanya untuk memberi semangat dan dorongan kepada masyarakat untuk senantiasa dekat dengan Alquran,” kata bupati yang akrab di sapa Pak Nas ini.

Menurut Pak Nas perwakilan dari masing-masing keluarga, reje dan imam mesjid yang mengikuti seleksi tingkat kabupaten merupakan yang terbaik di lingkungan masing-masing.

“Bukan juaranya yang diutamakan, tapi keterlibatan kita semua, mudah-mudahan tahun depan dan di masa mendatang program membaca Alquran semakin meluas,” katanya.

Keluar sebagai pemenang MTQ keluarga kali ini peringkat pertama diraih keluarga Hamdan Hasan, peringkat kedua keluarga Asy'ari, peringkat ketiga keluarga Komaruddin. Sementara untuk reje, peringkat pertama dicapai Asraruddin beserta istri Mawaddah, kemudian bagi imam mesjid terbaik diraih Tharimin beserta istri Siti Ulfah.

Bagi keluarga peringkat pertama, kedua dan ketiga dan peringkat pertama reje dan imam mesjid masing-masing beserta istri berhak untk mendapatkan penghargaan umrah gratis dari Pemkab Aceh Tengah.[](ihn)