SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, S.H., menyampaikan pidato terakhir dalam sidang paripurna persetujuan bersama Rancangan Qanun (Raqan) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK, di ruang sidang DPRK setempat, Jumat, 30 November 2018.
Suami Hj. Sartina ini memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah dilaksanakanselama dua periode ia menahodai Kota Subulussalam.
Beberapa program yang belum terealisasi akan diwujudkan pada 2019 mendatang seperti yang tertuang dalam Raqan APBK Subulusalam 2019 yang baru saja diteken bersama pimpinan dewan disaksikan unsur Muspida dan para kepala dinas.
Mata Merah Sakti mulai berkaca-kaca saat ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota DPRK dan kepala dinas, badan dan kantor serta masyarakat jika selama ini terdapat kesalahan saat ia memimpin Kota Subulussalam selama sembilan tahun lebih.
“Ini pidato terakhir saya di gedung dewan, jabatan saya berakhir 5 Mei 2019. Izinkan kami pamit dari gedung dewan, hari ini hari terakhir saya mengantarkan Raqan APBK 2019 untuk pembangunan tahun depan,” kata Merah Sakti sambil menangis.
Merah Sakti juga berharap pemerintah lima tahun ke depan di bawah kepemimpinan H. Affan Alfian Bintang, S.E., dan Drs. Salmaza, M.AP., akan mampu membangun daerah ini lebih baik dari dirinya.
“Saya sudah berbuat semampu saya, berbuat untuk pembangunan Kota Subulussalam. Mudah-mudahan pemimpin tahun depan mampu lebih baik dari kami,” kata Merah Sakti berharap Subulusslam lebih baik lagi di masa mendatang.
Di akhir pidatonya, Merah Sakti juga menyampaikan terima kasih kepada awak media yang selama ini telah memublikasikan Kota Subulussalam sehingga dikenal masyarakat luas.
Usai menyampaikan pidato pandangan terakhir terhadap Raqan APBK Subulussalam 2019, Sekda Damhuri, S.P., M.M., meminta seluruh anggota DPRK dan kepala dinas, badan dan kantor maju ke depan untuk sesi foto bersama dengan Wali Kota Merah Sakti.[]



