Karya: Taufik Sentana*

Ini adalah cinta kita
pengharapan dan kesetiaan.
Halus sembunyi
dalam poripori waktu
kita menari ke ufuk senja.

Kita menari di atas pasir,
kenapa tidak air?
atau tebing?
atau menari di atas salju?
Entah, tapi ini adalah pengharapan
dan kesetiaan. 
ini adalah detak hidup, irama dan takjub.

Pasir pasir itu anak rindu kita
serta jejak jejak yang akan hilang
kecuali jejak bayang pengabdian murni,
tapak yang setia pada Pemilik cinta,
Dialah pencinta Utama.

Kita menari di balik tiraiNya
di atas pepasir Rahman RahimNya
Nanti  pasir pasir itu menjelma bunga
yang menyembunyikan ketakutan kita.

*Banyak menulis puisi dan esai.
Antologi terbaru “Password Kebahagiaan'.