Oleh: Irsadul Aklis*

Bahana rintihan berkumandang di seluruh penjuru

Tangis dan pilu menyelimuti relung hati

Batin tercekam mengenang sejarah mu

Seolah dunia bagaikan mimpi belaka

           

Sinar mentari menerangi jagat raya

Burung berkicau di atas ranting

Bumi terbungkam bagaikan bisu

Mengenang peristiwa silam mu

 

Wahai generasi penerus bangsa

Saat jiwa terlelap oleh gemilang dosa

Bumi seakan diam dan membisu

Namun menyimpan amarah yang terpendam

 

Tuhan yang maha pengasih dan penyayang

Begitu banyak problema yang melanggang ajaran mu di Negri ini

Engkaulah tempat kami bernaung dan memohon pertolongan

Jaukan kami dari segala musibah dan mala petaka.

 

*Mahasiswa STKIP BBG Banda Aceh, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia