Di dalam percakapan sehari-hari kata menemui dan menemukan sering di­pertukarkan pemakaiannya, padahal keduanya berbeda.

Kedua kata itu diturunkan dari kata dasar temu, yang sama-sama mendapat awalan meng-, tetapi dengan akhiran yang berbeda. Akibatnya, terjadilah perbedaan bentuk, makna, dan pemakaiannya.

Urutan pembentukan ke­dua kata itu adalah temu temukan menemukan temui menemui. Kata menemukan berarti 'mendapatkan sesuatu yang belum pernah ada'; 'mendapatkan sesuatu yang memang sudah ada sebelumnya'; 'me­ngalami' atau 'menderita'; 'mendapatkan'.

Kita perhatikan contoh berikut.

(1) Marconi adalah orang pertama yang menemukan pesawat radio.

(2) Columbus menemukan Benua Amerika pada 1492.

Marconi menemukan benda teknologi (radio) yang belum pernah ditemu­kan sebelumnya, tetapi Columbus menemukan Benua Amerika yang memang sudah ada. Radio adalah sebuah temuan atau invensi (invention), tetapi temuan (discovery) Columbus tidak dapat disebut invensi.

Kata menemui memiliki banyak arti, antara lain, 'menjumpai' atau 'me­ngunjungi', seperti dalam contoh berikut.

(3) Besok kami akan menemui (mengunjungi) penghuni panti jompo.

(4) Ketika sampai, saya akan segera menemui (menjumpai) ketua yaya­sannya.

Kata menemui juga digunakan dalam ungkapan menemui ajal, yang berarti 'memenuhi (panggilan) ajal', seperti dalam kalimat berikut.

(5) Manusia jangan hanya berpikir bahwa hidup ini hanya sekadar menemui takdir Ilahi.

Di samping itu, kata menemui juga berarti 'memenuhi kesepakatan', seperti pada contoh berikut ini.

(6) Saya datang kemari untuk menemui janji ayahmu.[]