Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsMengapa Disebut Kunci...

Mengapa Disebut Kunci Inggris?

Ada banyak bentuk geografi, seperti nama daerah atau negara, dan nama orang dilakapkan pada nama benda. Sebut saja misalnya terong belanda, kunci inggris, jeruk bali, kacang bogor, dan kondom. Banyak yang menduga banyak yang menduga, nama-nama benda tersebut punya relasi erat dengan nama daerah atau negara, dan nama orang yang disandangkan pada nama itu. Sebut saja di antaranya adalah kunci inggris dan kondom.

Dua benda itu cukup familiar. Kunci inggris, misalnya, tak asing lagi digunakan dalam ranah otomotif. Begitu pula dengan kondom, yang paling sering disebut ketika menyinggung ihwal seksual. Lantas, mengapa disebut kunci inggris dan kondom?

Dikutip dari merdeka.com, kunci inggris ini dalam bahasa Inggris disebut adjustable spanner atau adjustable wrench. Akan tetapi, beberapa negara di Eropa justru menyebut benda yang satu ini dengan english key.

Negara seperti Prancis, Jerman, Portugal, Italia, Belanda, dan lain sebagainya sepakat menggunakan istilah tersebut. Mengapa demikian? Apakah kunci itu ditemukan di Inggris?

Benar!

Kunci Inggris ditemukan oleh seorang insinyur asal Inggris bernama Richard Clyburn pada 1842. Adapun di Indonesia, kunci ini lebih populer dengan nama kunci inggris karena negara kita pernah dijajah oleh Inggris dan Belanda. Itulah mengapa di Indonesia menyebutnya kunci inggris.

Padahal, kunci Inggris yang kita kenal sekarang bukanlah murni buatan dari Clyburn, melainkan telah disempurnakan oleh Johan Petter Johansson, dari Swedia. Nah, dari sinilah mengapa beberapa negara seperti Israel, Denmark, dan Polandia, menyebutnya dengan swedish key alias kunci swedia.

Bagaimana dengan orang Cina di Indonesia, khususnya di Aceh? Setahu penulis, komunitas Tionghoa ini, khususnya yang bekerja di perbengkelan, juga menyebutnya dengan nama kunci inggris. Harusnya, jika mengikuti orang Denmark dan Polandia, mereka lebih tepat menyebutnya dengan kunci cina karena kunci yang mereka sebut kunci inggris itu adalah buatan orang cina.

Baca juga: