Alquran memiliki ragam sebutan tentang kebaikan. Ada yang disebut “ma'ruf”, “khair” dan “hasanah” serta beberapa kata yang identik dengan itu seperti kata “thayyib”.
Dalam pandangan hidup muslim, kebaikan saja tidak cukup. Karena kebaikan itu bisa saja berlaku temporer dan sesuai nilai lokal setempat, atau kebaikan itu tidak berdasarkan pada motif yang benar. Dalam kasus seperti itu, seorang muslim mesti menyelaraskan semangat kebaikan dengan prinsip yang ideal dalam tuntunan Islam.
Diyakini bahwa prinsip ideal Islam tentang kebaikan itu sangat bersifat universal dan sejalan dengan kodrat manusia. Tidak hanya berkaitan demgan Pencipta dan antarmanusia saja, kebaikan yang diingankan dalam Islam juga mencakup kepada makhluk lainnya, baik hewan, tumbuhan dan lingkungan sekitar. Bahkan kebaikan dalam Islam menjadi modal utama agar selamat hingga ke Akhirat. Pun kebaikan itu mesti dapat “terus” mengalir dengan mekanisme sendiri lewat konsep “sedekah (diartikan sebagai kebaikan) jariyah”, amal baik yang berkembang luas karena fungsi dan nilainya tetap dimanfaatkan orang banyak.
Dalam terminologi Alquran, himpunan semua kebaikan yang sejalan dengan prinsip Islam disebut “hasanah”. Semua nilai kebaikan ada dalam makna kata itu. Dengan syarat agar setiap amal/perbuatan berdasarkan niat dan prosedur yang sesuai dengan pola tuntunan Islam, bila tidak, maka akan menjadi amal biasa, bahkan sia-sia. Minum misalnya, akan menjadi hasanah (kebaikan yang sempurna), bila dimulai dengan basmalah, dengan tangan kanan dan diakhiri demgan hamdalah.
Maka diperlukan kecerdasan tertentu agar setiap muslim dapat menghimpun semua kebaikan dengan beragam varian amal. Dimana pada umumnya, setiap amal itu memilki waktu-waktu khususnya, sebagaimana setiap amal juga memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri dibanding amal yang lain. Seperti shalat berjamaah, besedekah dan berinfaq, membaca quran, belajar -mengajar, menghormati tetangga dan sebagainya. Hanya saja, yang perlu kita ingat, himpunan amal yang banyak itu bisa saja hilang karena kesombongan dan ghibah, misalnya.[]
Taufik Sentana
Ikatan Dai Indonesia, Aceh Barat.


