SIGLI – Partai Nasdem Kabupaten Pidie belum mengambil sikap menghadapi Pemilihan Kepala Dearah (Pilkada) terkait siapa balon bupati dan wakil bupati Pidie. Mereka masih menunggu hasil penjaringan calon yang dilakukan partai melalui survei internal.
Hal itu dikatakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nadem Kabupaten Pidie, Zulfikar ARZ dalam konferensi pers di Rumah Makan Kelapa Satu, Sigli, Senin 22 Februari 2016.
Hingga saat ini kita belum mengambil sikap terkait pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Pidie. Karena kita masih melihat perkembangan dari hasil survei, katanya yang didampingi Ketua DPD Partai nasdem Pidie, Jamaluddin SP.
Menurut Zulfikar, partainya yang memang akan terlibat langsung dalam Pilkada, baik sebagai partai pengusung maupun sebagai partai pendukung, untuk tidak tergesa gesa dalam menentukan sikap. Saat ini katanya partai terus meningkatkan komunikasi politik baik dengan partai lokal maupun partai nasional untuk dapat memenuhi sebagai partai pengusung sebagaimana persyaratan sesuai Undang- undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/ Kota.
Namun demikian, partai besutan Surya Paloh itu terus mempersiapkan kandidat calon bupati dan wakil bupati Pidie yang saat ini sedang dikaji oleh Bapilu dan Litbang DPD Partai Nasdem Pidie.
Perlu kita beritahukan Partai Nasdem merupakan partai terbuka untuk menentukan calon bupati, baik dari kader partai maupun dari luar. Kita hanya bisa mengajukan nama, keputusan akhir tetap berada di DPP Partai, kata Ketua Bapilu Nasdem.
Dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua Fraksi Nasdem DPRK Pidie, Teungku Ismail, Ketua Dewan Pembina, Teungku Ilyas dan Dewan Penasehat Drs Muhksin dan seluruh anggota DPRK Pidie dari Partai Nasdem.[] (ihn)



