Menjemput Marwah di Tanah Ini
Karya: Thayeb Loh Angen*
Matahari senja di celah cemara
memantul di kuala
perahu perahu istirahat
bayangan pohon bakau
di air tenang
ada sampan menuju selatan
Irfan dan Boy membawa kamera
merekam gambar air, langit dan bumi
Di pantai ini, tahun 1873 petaka
Dari Kuala Gigieng ke Pantai Alue Naga
datang Belanda menghunjam perang raya
Ratusan, ribuan tentara Aceh Darussalam syahid
tidak ada pusara, tidak ada monumen
Alunan Alquran dari masjid sayup
debur laut dan serangga, musik pantai kota
kawanan bangau menikung ke timur
menghilang dalam perdu bakau
Menjemput marwah di tanah ini
kembali dalam semangat zuriat
matahari memerah di barat
esok pagi kembali di timur.
Bandar Aceh Darussalam, 16 Juli 2020.[]
*Budayawan.



