SIGLI – Menteri Sosial Republik Indonesia, Kofifah Indar Parawangsa, Sabtu, 10 Desember 2016, sekira pukul 08:30 WIB berkunjung ke Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie guna melihat para korban dari tiga gampong terimbas gempa, Rabu lalu.

Kedatangan Mensos didampingi Plt. Bupati Pidie Munawar A. Djalil. Kofifah berdialog dengan para korban di gampong Pasi Lancang dan Pasi Jeumeurang.

Mensos mengatakan, awalnya ia hendak meninjau lokasi gempa di Pidie Jaya untuk melakukan koordinasi. Namun, begitu tiba di Sigli, ia mengaku menerima laporan dari Bupati Pidie bahwa di wilayahnya ada sejumlah rumah rusak akibat gempa.

“Fokus memang kawasan Pidie Jaya, tapi kawasan sekitar seperti Pidie harus masuk dalam satu kesatuan baik dalam proses tanggap darurat maupun proses rekontruksi. Maka kita juga melihat kondisi yang disebabkan gempa di kawasan ini di Pidie yang terdapat di tiga desa di kawasan pesisir,” terang Mensos.

Menurut Mensos, kehadiran dirinya ke kawasan itu untuk memastikan apakah proses pelayanan berjalan baik pada masa tanggap darurat ini. Juga untuk mendapatkan data agar pada proses rekontruksi nantinya wilayah itu tidak luput dari perhatian pemerintah.

Dia meminta Bupati Pidie mendata korban yang rumahnya rusak berat dan rusak ringan secara konkrit agar nantinya dapat disatukan dalam data korban gempa Pidie Jaya sebagai wilayah yang mesti diperhatikan, baik dalam masa tanggap darurat maupun masa rekontruksi.

“Kita minta kepada bupati melakukan pendataan tentang jumlah rumah yang rusak baik berat maupun sedang agar masuk dalam satu kesatuan dengan korban Pidie Jaya selaku kawasan paling parah mengalami gempa,” katanya.

Mensos menyerahkan bantuan sembako kepada korban dari tiga gampong di kawasan tersebut yang diterima Camat Kembang Tanjong, Khaled.[]