SALTA, Argentina – Keunggulan dari beberapa mata uang dapat dipangkas dengan memanfaatkan alat-alat ekonomi digital, kata Menteri Teknologi dan Perindustrian Turki Mustafa Varank pada Jumat.
“Dengan alat-alat ekonomi digital, kita dapat menemukan cara untuk menerapkan sistem pembayaran dan pertukaran yang bebas dari intervensi politik. Dengan cara ini, kita juga dapat mematahkan keunggulan sejumlah mata uang,” kata Varank pada pidatonya di Pertemuan Menteri G20 tentang Ekonomi Digital di provinsi Salta, Argentina Utara.
Varank mencatat bahwa dunia sedang berada dalam perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Ekonomi digital akan menjadi pemicu revolusi industri dan keuangan baru,” kata Varank.
“Negara-negara yang mempromosikan sektor publik yang inovatif, terintegrasi dan didukung oleh data akan menjadi bintang di era digital,” dia menambahkan.
Mengutip bahwa perang dagang membentuk agenda global secara keseluruhan, Varank mengatakan bahwa tidak ada yang memenangkan perang dagang.
“Dua pekan lalu, Turki secara tidak sengaja menjadi bagian dari perang. Sebagai hasilnya, kami melihat sejumlah perubahan dalam mata uang kami yang tidak memiliki basis makro-ekonomi yang rasional,” kata Varank.
Dia mencatat bahwa negara berhasil mengatasi serangan berkat “langkah-langkah yang terencana dan tegas” yang diambil pemerintah.
“Maksud saya, masalah yang terjadi pada Turki ini resikonya berdampak pada semua negara, mereka bisa jadi menghadapi situasi yang sama,” Varank mengingatkan.[]Sumber:anadolu agency



