BANDA ACEH – Meski bencana telah berlalu lebih dari 100 hari, tetapi kondisi para penyitas masih belum kembali normal, sebagian besar masih berapa di pengungsian, baik di tenda-tenda maupun di rumah-rumah keluarga yang masih dapat dihuni.

Melihat kondisi ini di sepuluh hari terakhir Ramadhan, MER-C kembali memberikan bantuan sembako kepada para penyitas bencana hidrometeorologi di Aceh.

Bantuan sembako ini berupa beras, minyak goreng, kurma, kecap, sarden, gula, teh dan kopi.
Kegiatan kali ini dilaksanakan di wilayah Aceh Utara, Aceh Tamiang dan Lhokseumawe serta iftar untuk pengungsi Rohingya di Lhokseumawe.

Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, menyampaikan, dengan kegiatan inj diharapkan dapat mengurangi sebagian
dari penyitas Bencana Hidrometeorologi di Aceh.[]Rilis