LHOKSUKON Masyarakat Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, menggelar zikir selama tujuh malam berturut-turut untuk meminta hujan. Zikir usai salat Isya itu dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Pirak Timu.

“Di sini sawah sudah mengering, bahkan padi pun terancam mati. Kita melaksanakan zikir dan pembacaan raja shalawat selama tujuh malam, dengan tujuan mengharap rahmat dan berkah dari Allah agar segera diturunkan hujan, sehingga ada air untuk persawahan warga yang mengering dengan kondisi tanah mulai retak-retak,” kata Camat Pirak Timu, Ismuhar dihubungi portalsatu.com/, Sabtu, 17 Februari 2018.

Ia menyebutkan, pembacaan raja shalawat dipimpin Teungku H. Abu Bakar atau Abon Buni, pemimpin Dayah Ashhabul Yamin di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Turut hadir Waled Mesjid Alue Bungkoh, Teungku Marzuki atau Abati, Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji, Muspika Pirak Timu, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta ratusan masyarakat setempat.

“Di sini kita berharap apa yang menjadi doa bersama dapat dikabulkan Allah. Pelaksanaan zikir dan raja shalawat ini tadi malam (Jumat) sudah memasuki malam ketiga. Insya Allah akan terus dilaksanakan hingga malam ke tujuh,” pungkas Ismuhar.[]