Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaNewsMisteri Bintang Boyajin...

Misteri Bintang Boyajin Terkuak, Benarkah Ada Alien?

MISTERI Bintang Boyajin, yang semula diduga megastruktur alien, akhirnya terungkap. Menurut studi yang terbit dalam jurnal Astrophysical Journal Letters edisi terbaru, bintang yang berjarak 1.500 tahun cahaya dari bumi ini bukanlah megastruktur alien. Satu tahun cahaya sama dengan 9,5 triliun kilometer.

Perilaku aneh bintang yang juga dikenal dengan Bintang Tabby ini pertama kali diungkap pada 2011 melalui misi Kepler NASA. Kala itu, sekelompok ilmuwan yang dipimpin Tabitha Boyajin—yang kemudian menjadi nama bintang—menemukan pergerakan cahaya yang luar biasa dari bintang tersebut.

Bintang misterius yang juga tercatat sebagai KIC 8462852 memang memiliki kurva cahaya yang sangat aneh. Karena itu, Boyajin dan tim melakukan serangkaian penelitian untuk mengungkapnya.

Menurut studi terbaru, yang melibatkan 200 peneliti dari seluruh dunia, pola cahaya yang luar biasa itu ternyata terbentuk dari debu yang berputar di depan bintang. “Inilah yang membuat peredupan dan cahayanya menjadi aneh,” tulis tim dalam jurnal. Debu ini, menurut tim, merupakan debu kuno yang terbentuk dari bintang yang hancur.

Menurut Boyajin, astronom dari Louisiana State University, debu kuno tersebut terbentuk lebih dari 1.000 tahun lalu. “Berbagai warna cahaya muncul karena intensitas debu yang berbeda,” ujarnya, seperti dilansir laman International Business Times, Rabu, 3 Januari 2018.

Selama ini, menurut Boyajin, hanya obyek raksasa yang bisa menghalangi cahaya, seperti wahana raksasa alien atau planet asing. “Tapi bintang ini memang tak ditutupi alien,” ujarnya.[]ASTROPHYSICAL JOURNAL LETTERS | INTERNATIONAL BUSINESS TIMES/tempo

Baca juga: