LHOKSUKON — Kondisi papan jembatan yang lapuk membuat mobil dilarang melintasi jembatan gantung di Gampong Alue Keujruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara. Kondisi jembatan itu kian memprihatinkan.
“Lantai jembatan di beberapa titik sudah bolong. Sekarang ini sih sudah lumayan, sudah bisa dilintasi. Beberapa waktu lalu pemuda setempat mengganti beberapa lantai jembatan yang bolong itu. Dulunya saya tidak berani lewat jembatan ini,” ujar Miftahuddin, warga Gampong Matang Sijuek Timu, Kecamatan Baktiya Barat, kepada portalsatu.com via telepon seluler, Senin, 6 November 2017.
Kata Miftahuddin, jembatan itu penghubung Gampong Alue Keujruen dengan Gampong Trieng Pantang, Kecamatan Lhoksukon.
“Saya sering lewat jembatan ini, makanya tahu bagaimana kondisinya. Jembatan bergoyang-goyang jika dilintasi,” ucapnya.
Hal lainnya dikatakan Sulaiman, 55 tahun, warga Gampong Trieng Pantang. “Ya, mobil memang dilarang melintas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sejak tiga bulan lalu, di ujung jembatan arah jalan masuk dari pinggir jalan Medan – Banda Aceh diletakkan batang pohon kelapa. Itu tandanya mobil tidak bisa melintas,” terang Sulaiman.
Sementara itu, Camat Tanah Luas, Mawardi menyebutkan, pihaknya (Muspika) sudah menyampaikan permohonan perbaikan jembatan ke Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf.
“Kita sudah usulkan ke Wabup, tapi belum ada realisasi. Kita tahu sendiri bagaimana keuangan kabupaten. Namun jembatan itu memang perlu diperbaiki, meski belum memakan korban,” kata Mawardi.[]



