LHOKSUKON – General Manager (GM) Pelindo I Lhokseumawe, Prahardi Winarso, 51 tahun, dirujuk ke rumah sakit di Medan, Sumatera Utara, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Medan – Banda Aceh, Gampong Beusa Meuranoe, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Senin, 30 Juli 2018, sekitar pukul 05.30 WIB. Mobil yang dikendarai korban mengalami out of control (lepas kendali).

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kasat Lantas Iptu Ritian Handayani kepada portalsatu.com/, Senin malam, menyebutkan, mobil penumpang (Mopen) Toyota Innova dengan nomor polisi BK 1251 RR yang dikemudikan Prahardi Winarso itu hilang kendali dan terjun ke jurang. 

“Itu laka tunggal. Mopen itu melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh dengan kecepatan tinggi. Setiba di lokasi, diduga pengemudi mengantuk sehingga hilang kendali. Mobil keluar jalur dan masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 7 meter,” ujar Ritian. 

Ritian menyebutkan, dalam kejadian tersebut ada dua korban, luka berat dan luka ringan. Keduanya merupakan warga Kota Lhokseumawe. “Prahardi Winarso mengalami luka koyak di bagian kepala dan paha kanan. Dalam kondisi tidak sadarkan diri, ia dirujuk ke salah satu rumah sakit di Medan. Sementara penumpang atas nama Shella Ayu, 26 tahun, warga Lancang Garam, Lhokseumawe, mengalami luka lecet di bagian tangan. Setahu saya dari data yang ada, keduanya pegawai BUMN,” katanya.

Kabag Humas Setda Aceh Utara, T. Nadirsyah, dikonfirmasi portalsatu.com/, Selasa pagi, mengatakan, “Benar, yang mengalami kecelakaan di Aceh Timur kemarin (Senin) adalah GM Pelindo I Lhokseumawe, Prahardi Winarso. Setelah kejadian langsung dirujuk ke RS Columbia (Asia) Medan.”[]