BANDA ACEH – Pemberdayaan Ekonomi Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PE PDDA) menggelar seminar rutin wirausaha bagi para mahasiswa dan pemuda Aceh, di Masjid Markaz Dewan Dakwah Aceh, Rumpet, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Sabtu, 18 Maret 2017.

Akmal Iman, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi mengatakan program rutin bertajuk DINAR (Diskusi Enterpreneur Pemuda Imajiner), bertujuan untuk melahirkan pemuda Aceh yang fokus dan gemar berwirausaha.

“Program ini sangat bermanfaat bagi para pemuda dan mahasiswa Aceh yang ingin berwirausaha. Apalagi banyak mahasiswa setelah tamat kuliah langsung mencari lowongan pekerjaan. Sementara persaingan hidup semakin ketat dan lapangan pekerjaan sangat sulit. Maka dengan kita berwirausaha akan mengatasi beban pengangguran dan juga membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan,” kata Akmal.

Seminar wirausaha mengangkat tema “Teknik jitu dalam memulai usaha” itu menampilkan pemateri praktisi bisnis profesional Munardi Nazwar (CEO D'Green laundry). Ia bercerita bagaimana membangun bisnis dan usaha laundry dari awal.

“Modal awal kita dalam berwirausaha adalah bagaimana kita mampu transparan dan dapat dipercaya dalam mengelola segala jenis usaha. Kemudian kita mampu meyakinkan investor (sumber modal) untuk membantu usaha kita. Dalam usaha kita juga harus fokus, manajemen yang bagus serta mampu mengelola dengan baik,” ujar pengusaha yang memiliki sembilan usaha laundry di seluruh penjuru kota Banda Aceh.

Adapun usaha PPDA yang telah berjalan dan sukses saat ini yaitu usaha laundry, bimbel, tempe, lele, kacang, air isi ulang, kue malam, pulsa/kartu internet dan susu kedelai. Usaha dikelola dan dikembangkan seluruh pengurus PPDA dan mahasiswa ADI (Akademi Dakwah Indonesia) di bawah Yayasan DDII (Dewan Dakwah Islamiah Indonesia).[]