BANDA ACEH – DPD Koalisi Bersama Rakyat (KIBAR) Aceh menyurati Presiden RI, Joko Widodo, berisi pernyataan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Dalam surat tanggal 17 Januari 2020, Ketua DPD KIBAR Aceh, Muslim, S.E., menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan Mendagri Tito Karnavian, semenjak Nova Iriansyah menjabat Plt. Gubernur Aceh banyak program Pemerintah Aceh tidak memihak kepada rakyat. Padahal saat ini Aceh merupakan salah satu provinsi termiskin di Indonesia. 

“Seharusnya dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat semestinya digunakan skala prioritas oleh Pemerintah Aceh untuk kepentingan masyarakat Aceh, baik sosial, ekonomi, juga pembangunan infrastruktur,” tulis Muslim dalam surat itu.

 

Muslim alias Cut Lem dalam siaran pers diterima portalsatu.com, 20 Januari 2020, menyebutkan akibat kebijakan dan program Plt. Gubernur Aceh yang tidak berpihak kepada rakyat terjadi kesenjangan sosial yang nantinya dikhawatirkan memicu konflik baru di Aceh. 

“Karena saat ini Aceh dalam masa perawatan pascakonflik. Jangan gara-gara kebijakan Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang tidak berpihak kepada rakyat, sehingga Aceh semakin terpuruk menjadi daerah darurat kemiskinan yang nantinya akan menjadi persoalan baru bagi Bangsa Indonesia. Mohon kiranya ini menjadi perhatian serius Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo beserta jajarannya,” kata Muslim.[](rilis)