Balapan MotoGP Valencia penuh drama dan kejadian tak terduga, Minggu, 18 November 2018. Pasalnya, banyak pembalap crash termasuk Valentino Rossi di lima lap terakhir, padahal sedang memimpin balapan.
Rossi yang saat kualifikasi hanya di posisi ke-16, membuka asa untuk meraih podium. Tapi saat balapan tersisa 5 lap, Rossi malah terjatuh akibat highside.
Marc Marquez pun terjatuh sebelum terjadi insiden red flag. Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales bernasib sama dengan Marc Marquez.
Bahkan, balapan sempat dihentikan lantaran kondisi lintasan tidak aman, sehingga harus diulang.
Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso akhirnya keluar sebagai pemenang seri MotoGP Valencia. Posisi kedua direbut Alex Rins, dan Pol Espargaro tampil mengejutkan dengan meraih podium sisanya.
Ketiga pembalap itu pun memberikan komentar yang heboh usai balapan.
“Balapan gila, awalnya aku tidak punya feeling bagus dan aku tidak bisa mengejar Rins,” kata Dovizioso dikutip dari Crash.net.
“Aku bangga aku tidak crash di balapan pertama, tapi di balapan kedua kami lakukan beberapa perubahan dengan ban baru itu bagus, aku bisa memaksakan seperti yang kumau dan itu tidak bisa dikejar yang lain,” ucapnya.
Rins juga sangat senang walaupun hanya meraih posisi kedua setelah sempat memimpin di balapan pertama sebelum red flag. “Luar biasa, gila, balapan gila, ketika aku melihat pit board di balapan pertama aku unggul enam detik, di balapan kedua raihan posisi kedua oke lah, cukup,” kata dia.
Ekspresi emosional ditunjukkan Pol Espargaro. Wajar, Espargaro berhasil membawa KTM pertama kalinya podium di kelas MotoGP. Dan juga sebenarnya Pol sempat mengalami crash.
“Seperti tidak nyata saja, ini tidak nyata, di lap terakhir aku merasa lama sekali mengendarai motornya,” ungkap Pol.
“Aku terus mendorong terlalu banyak tapi aku ingin finis di balapan, aku bangga KTM bisa melawan motor-motor terbaik di dunia ini,” tegasnya.
Penulis: Rezki Alif Pambudi.[]Sumber: gridoto.com





