Hingga pada suatu ketika keduanya pun berkomitmen melanjutkan hubungan mereka itu lebih serius yakni ke jenjang pernikahan. Kedekatan dengan Saad dan keluarganya itu membuat Nadirah Tan perlahan-lahan mempelajari tentang Islam dan akhirnya siap menjadi seorang mualaf.
“Dia, Saad, adalah seorang Muslim, dan saya tahu bahwa pernikahan Muslim membutuhkan kedua belah pihak untuk menjadi Muslim. Saya siap menghadapi tantangan menjadi seorang mualaf. Mempelajari dasar-dasar Islam itu sulit, itu membuat saya lebih dekat dengan Saad dan keluarganya. Sungguh itu sangat membantu, karena Saad juga berupaya untuk belajar bahasa Mandarin agar dia bisa berbincang-bincang dengan ibu saya yang hanya bisa bicara bahasa Mandarin,” kata Nadirah Tan.[]tla
Baca Juga: Tren Etnis China Indonesia Jadi Mualaf Terus Meningkat


