MEUREUDU – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dijadwalkan membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Aceh di Pidie Jaya, Sabtu malam, 1 November 2025.
Persiapan upacara pembukaan kini memasuki tahap akhir. Ratusan warga tampak antusias menyaksikan gladi kotor pembukaan di Lapangan Gedung Utama MTQ Pidie Jaya, Rabu malam, 29 Oktober 2025. Tepuk tangan riuh terdengar saat tim tari teatrikal “peunutoh” dan marching band untuk devile tampil memukau.
Asisten Administrasi Umum Sekdakab Pidie Jaya, Saiful Rasyid, M.Pd., yang juga juru bicara panitia MTQ, mengaku terkesan dengan antusias masyarakat. Menurutnya, semangat warga menjadi motivasi bagi panitia untuk menyiapkan pembukaan yang meriah namun tetap khidmat.
“Alhamdulillah, meski ini baru gladi kotor, antusias warga luar biasa. Kami akan terus mematangkan persiapan agar pembukaan MTQ berlangsung sukses,” ujar Saiful.
Ia menambahkan, gladi bersih dijadwalkan digelar pada Jumat malam (31/10), sebagai persiapan terakhir sebelum malam pembukaan.
Saiful juga menjelaskan, kafilah dari Kabupaten Simeulue sudah tiba di Pidie Jaya. Sementara rombongan dari daerah lain akan menyusul pada 30–31 Oktober.
Bagi kafilah yang datang dari arah timur akan transit di Masjid Besar Baitul Amal Ulim. Sedangkan kontingen dari arah barat di Masjid Islamic Center At-Taqarrub Trienggadeng, sebelum dijemput panitia menuju pendopo untuk prosesi tepung tawar.
Sementara itu, Rabu siang (29/10), Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fad), telah meninjau lokasi panggung utama MTQ. Dia menyebut persiapan panitia sudah sangat baik dan tinggal tahap penyelesaian akhir.
“Dari hasil pantauan, semua fasilitas utama hampir rampung. Tidak ada kendala berarti, tinggal finishing saja,” kata Dek Fad.
Namun, ketika diminta menilai kesiapan panitia lokal, Dek Fad memilih menunggu hingga pelaksanaan berakhir. “Penilaian nanti setelah selesai,” ujarnya.[]





