BANDA ACEH – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Muzakir Manaf atau Mualem menyerahkan mandat kepada Saifuddin Yahya alias Pakcek untuk menggantikan posisi Effendi alias Pen Cobra sebagai Ketua KPA Aceh Besar. Penyerahan mandat ini dilaksanakan beriringan dengan peringatan Milad ke 41 Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berlangsung di Kompleks Makam Pahlawan Nasional Teungku Chik Di Tiro, Gampong Meureu, Aceh Besar, Senin, 4 Desember 2017.

Hadir dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.45 WIB ini ratusan warga dari berbagai daerah di Aceh. Selain itu, turut hadir ke lokasi sejumlah petinggi PA/KPA dari berbagai wilayah di Aceh. Mereka diantaranya Wakil Ketua KPA/PA Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak, Ketua KPA Pase Zulkarnaini Hamzah alias Teungku Nie, Ketua DPRA Tgk Muharuddin, dan Ketua Fraksi PA Iskandar Usman Al Farlaky.

Turut serta dalam memperingati momen bersejarah tersebut seperti Anggota DPD RI asal Aceh Fakhrul Razi, Sekjen DPP Partai Aceh Mukhlis Basyah, Ketua PA Aceh Besar Saifuddin Yahya, Ketua DPRK Aceh Besar Sulaiman, anggota Fraksi PA DPRA Tgk Akhyar, Saefuddin alias Tgk Juah, Sekretaris FPI Aceh Besar Tgk. Wahid dan sejumlah petinggi lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mualem berharap kesepakatan perdamaian antara RI dengan GAM dapat terlaksana sesuai perjanjian damai di Helsinki. Hal ini sesuai dengan amanah yang disampaikan Wali Nanggroe Aceh, yang sebelumnya dibacakan Sekretaris DPA PA Mukhlis A Basyah.

Selain itu, Mualem turut menyinggung kondisi perekonomian masyarakat Aceh, termasuk mantan kombatan GAM, yang saat ini belum tertangani dengan baik. Hal ini menyebabkan banyak warga Aceh yang terjerumus dalam perbuatan di luar akal sehat. Mualem dalam kesempatan itu juga mengharapkan warga Aceh secara umum dan mantan kombatan GAM secara khusus, untuk tidak terjerumus dengan penyalahgunaan narkoba.[]