CALANG – Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, meminta seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan kota di Aceh bisa menerapkan pemanfaatan dapur sehat. Menurutnya hal ini berguna agar santri bisa lebih fokus dalam belajar tanpa harus berpikir tentang makanan yang bergizi.

Demikian disampaikan pria yang akrab disapa Mualem tersebut dalam diskusi bersama sejumlah pimpinan dayah di sepanjang pantai barat selatan Aceh. Diskusi ini berlangsung di Dayah Bahrul Ulum Diniyah Islamiyah (Budi) Mesja Indra Jaya, Lamno, Aceh Jaya, Minggu, 2 Oktober 2016.

Dalam kesempatan tersebut, Mualem mengatakan Pemerintah Aceh akan mendukung sepenuhnya ide sehat ini sehingga nantinya akan lahir generasi Aceh, yang secara fisik punya kesehatan dan gizi yang cukup, dan segi keilmuan berjiwa cerdas.

“Ide ini harus bisa diterapkan di seluruh dayah di Aceh sehingga santri-santri bisa lebih fokus menuntut ilmu,” ujar Mualem.

Pembangunan dapur sehat telah ditetapkan di beberapa dayah seperti Dayah al-Muhajirin di Kuta Baro Aceh Besar. Menu yang disajikan di sana disajikan berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan. 

Tengku Faisal Amin, Pimpinan Yayasan Dayah al-Muhajirin menyebutkan para santri dalam belajar butuh gizi yang cukup sehingga penyerapan ilmu dalam belajar lebih maksimal. Teungku Faisal mengatakan di badan yang sehat, ada pikiran yang sehat pula.[]