BANDA ACEH Ketua Umum Partai Aceh (PA) yang juga Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, H. Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri peresmian Bale Mualem di Jalan T. Nyak Arif, Lampriet, Banda Aceh, Senin, 7 Maret 2016, pagi tadi.
Juru Bicara PA Pusat Suadi Sulaiman alias Adi Laweung mengatakan, dilihat dari segi bahasa Aceh, bale dinisbahkan sebagai tempat meusapat atau tempat berkumpulnya banyak orang untuk bermusyawarah.
Menurut Laweung, dalam acara seremonial tersebut Mualem menyatakan, untuk membangun Aceh ke depan dibutuhkan persatuan dan kesatuan yang kuat. Jika kita lemah dan bercerai berai tetap saja kita akan kalah, kata Laweung mengutip pernyataan Mualem.
Itu sebabnya, Mualem mengajak seluruh mantan kombatan GAM dan elemen masyarakat kembali bersatu dan bahu membahu guna menggapai keberhasilan Aceh. Jika sebelumnya ada di antara kita yang berseberangan pendapat dan afiliasi politik, inilah saatnya untuk kita kembali bersatu, dan kita tinggalkan upaya cerai berai. Dengan bersatu, kita akan disegani oleh lawan, tegasnya.
Mualem menyatakan, ia ingin menyatukan Aceh kembali, tentunya tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan dengan semua pihak. Siapa pun dan dari mana pun boleh bergabung dengan kita. Bahkan kita juga akan menjemput yang tertinggal dan mengingatkan yang terlupakan, ujar Mualem lagi.
Di acara itu berkumpul sebanyak 16 organisasi underbow PA yang akan bekerja sebagai tim sukses Mualem sebagai calon Gubernur Aceh periode 2017-2022.
Mualem turut mengucapkan terima kasih kepada berbagai kalangan yang telah bergabung dengan underbow-underbow yang akan bekerja sama dengan PA dalam upaya memenangkan dirinya pada pilkada nanti.
Dan jangan lupa koordinasi sesama kita, sehingga konsolidasi dan koordinasi kita berjalan lancar, kata Mualem.[] (rel)



