ULEE GLEE Ketua Umum Partai Aceh (PA) H. Muzakir Manaf sempat merasakan kegaulauan pada masa ia harus menentukan pilihan calon Wakil Gubernur yang akan mendampingi pada pilkada 2017.
Pasalnya, Muzakir Manaf akrab disapa Mualem harus memilih salah satu di antara para kader partai nasional (parnas). Di mana ketika itu masing-masing parnas yang tergabung dalam Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) berharap kadernya dipilih menjadi calon pendamping Mualem pada pilkada mendatang.
Akan tetapi, Mualem akhirnya memilih TA Khalid, Ketua Partai Gerindra Aceh sebagai calon Wakil Gubernur yang akan mendampinginya. TA (Khalid) na keuh ureung geujok le Abu (Kuta Krueng), kata Mualem di acara peusijeuk di Dayah Al-Munawarah, Kuta Krueng, Ulee Glee, Pidie Jaya, Sabtu, 23 Juli 2016.
Mualem mengaku bersyukur lantaran dengan adanya rekomendasi atau saran dari Abu Kuta Krueng agar ia memilih TA Khalid, telah mengobati kegalauannya. Mantan Panglima GAM inipun meyakini pilihan tersebut sangat tepat untuk dirinya guna membawa Aceh ke arah lebih baik di masa mendatang.
Sesuai pesan Abu Kuta Krueng, Mualem dan TA Khalid berkomitmen menegakkan Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) di Bumoe Aceh.
Mualem juga mengungkapkan, ia sangat terharu atas segala perhatian dan dukungan Abu Kuta Krueng selama ini. Ini peusijuek perdana kami, ujarnya, seperti dikutip TA Khalid kepada portalsatu.com.
Alhamdulillah, kami di-peusijuek pertama oleh Abu Kuta Krueng. Semoga dapat menjadi awal yang baik untuk jroh nanggroe dan tegaknya Aswaja di Aceh, kata Mualem.[] (idg)



