FILIPINA – Tgk. Muhammad Faisal, Mudir Mak'had Dayah Darul Ihsan Aceh Besar mengisi seminar kepada guru dan pemuka agama Islam di Moro, Mindanao, Filipina, Sabtu, 10 November 2018.

“Program ini diinisiasi oleh United Nations Development Programs (UNDP) bekerja sama dengan otoritas Filipina,” kata Tgk. Faisal kepada portalsatu.com/, Sabtu malam.

Tgk. Faisal mengatakan, timnya di Filipina hari ini fokus membahas materi sejarah pendidikan di Aceh.

“Di acara itu kami menggunakan bahasa Arab. Ternyata guru dan pemuka agama di Moro hampir 85 persen fasih berbahasa Arab,” katanya.

Tgk. Faisal menambahkan, besok (Ahad), pihaknya mengisi materi seminar di Davao City, lebih fokus mempresentasikan kurikurum Dayah Darul Ihsan sebagai contoh kururikulum berbasis dayah yang tidak mengandung unsur radikalisme.

“Insya Allah, besok Subuh jam 3 berangkat dengan pesawat ke Davao City, kota terbesar dan ibu kota utama di Pulau Mindanao,” ujarnya.[]