BANDA ACEH –  Seniman Aceh penulis hiem Apa Kaoy, Muhammad Yusuf, mengatakan, fasilitas air dan kebersihan tempat buang air kecil dan air besar di Taman Budaya Banda Aceh (Taman Seni dan Budaya Aceh) masih menjadi keluhan. Sedangkan pembukaan acara Pekan Kebudayaan Aceh ke 7 (PKA 7) akan dilaksanakan beberapa hari lagi.

“Hari ini diputuskan oleh PDAM dengan alasan tertunggak bayaran. Sedangkan di sini, orang-orang tengah menyiapkan tampilan seni untuk ditampilkan pada pembukaan PKA 7. Kamar kecil seharusnya telah disiapkan untuk menghadapi PKA 7 beberapa hari lagi, yakni 5 Agustus 2018,” kata Yusuf, Kamis malam, 2 Agustus 2018.

Yusuf mengatakan, PKA 7 adalah rangkaian pekan kebudayaan yang dilaksanakan selama lima tahun sekali yang mendatangkan tamu dari luar Aceh bahkan luar negeri.

“Fasilitas air dari PDAM di Taman Budaya perlu diperhatikan,” katanya.

Selain air di Taman Budaya, Yusuf mengatakan, dirinya menerima kabar bahwa tempat yang direncanakan sebagai tempat pembukaan PKA 7, yaitu Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, dalam proses persiapan menghadapi pembukaan, sekitar seribuan orang juga mengeluh soal air untuk berwudhuk dan keperluan lainnya.

“Sementara Aceh adalah daerah yang dikenal oleh luar sebagai wilayah yang berlaku syariat Islam. Semoga semampu mungkin cepat diperbaiki,” harapnya.

Terkait hal itu, Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh (Taman Budaya), Suburhan, SH, mengatakan bahwa masalah air di Taman Budaya sudah ditangani. 

“Untuk Taman Budaya tidak masalah, yang lain saya tidak bisa jawab, bukan ranah saya,” kata Suburhan.[]