BLANGKEJEREN – Muhammadiyah Kabupaten Gayo Lues menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir dan tanah longsor. Hingga Senin, 22 Desember 2025, sudah 30 desa diantarkan bantuan logistik dan sembako.

Ketua Muhammadiyah Gayo Lues, Aji Saputra, didampinggi Ketua MDMC Gayo Lues, Faisal Padli, mengatakan 30 desa yang sudah diantarkan bantuan oleh Muhammadiyah Gayo Lues adalah desa 1. Uyem Beriring, 2. Pasir, 3. Rerebe, 4. Setul, 5. Pulo Gelime, 6. Remukut, 7. Tetingi, 8. Kuning, 9. Tetumpun, 10. Ramung.

Ke-11. Desa Meloak Aih Ilang, 12. Pengungsi Palok di Blang Tenggulun, 13. Rerebe Dabun Gelang, 14. Rigep, 15. Badak Uken, 16. Sangir, 17. Atu Sepit, 18. Penomon, 19. Cane Toa, 20. Pepelah, 21. Ise-ise, 21. Jamur Mesin, 22. Kala Pinang, 23. Atu Sepit, 24. Tetumpun, 25. Singah Mulo, 26. Marpunge, 27. Pengungsi di BLK, 28. Perlak, 29. Tran Kela dan 30. Desa Buntul Musara.

“Kita juga sudah membuka Posko Pelayanan di Puskesdes Ketukah untuk melayani warga Desa Remukut dan Desa Tetinggi bersama MDMC Yogyakarya bekerja sama MDMC Muhammadiyah Gayo Lues,” ujarnya.

Setiap hari, Muhammadiyah Gayo Lues rutin mengumpulkan bantuan dari masyarakat setempat, dan donasi dari warga luar daerah. Setelah terkumpul langsung diantarkan kepada korban banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Gayo Lues, masyarakat Indonesia, dan alumni guru SMP3T Gayo Lues atas bantuan yang telah diberikan. Kami sudah menyalurkan bantuan saudara-saudara kepada para korban,” katanya.

Kendala saat ini, kata Ketua Muhammadiyah Gayo Lues adalah kendaraan pengantar bantuan logistik ke lokasi terdampak longsor. “Jika Pemda Gayo Lues atau pihak dermawan berkenan bisa membantu Muhammadiyah meminjamkan kendaraan”.