BLANGKEJEREN – Jalan darurat dari Desa Ketukah menuju Desa Remukut tembus ke Tetinggi, Kecamatan Pantan Cuaca, ditutup paksa oleh pemilik lahan. Jalan tersebut sebelumnya dibangun Pemda Gayo Lues setelah banjir dan tanah longsor memutuskan jalur darat tersebut.

Salah seorang warga Desa Tetinggi yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa, 14 April 2026, mengatakan saat ini warga tidak bisa lagi melintasi jalan darurat yang dibangun Pemda Gayo Lues karena sudah di palang oleh pemilik lahan.

“Perjanjian awal sebelum jalan darurat itu dibangun, pemerintah daerah berjanji akan membayar ganti rugi lahan perkebunan warga yang dijadikan sebagai jalan di masa akhir-akhir darurat. Namun sampai sekarang belum dibayar oleh Pemda,” kata warga itu melalui pesan WhatsApp sembari mengirimkan foto jalan yang ditutup.

Sebagai masyarakat biasa, warga di tiga desa itu sangat berharap agar Pemda meyelesaikan persoalan ganti rugi tersebut, supaya jalan kembali dibuka seperti biasanya.

“Akses jalan ini sangat kami butuhkan karena anak kami sekolah ke SMP Ketukah lewat jalan yang ditutup ini, dan masyarakat di sini juga mencari makan hanya bisa lewat jalan itu saja karena tidak ada akses lain. Mohon kepada pihak berwenang segera turun menyelesaikan perosalan ini,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Gayo Lues, Chairuddin Kasiman, belum memberikan keterangan soal jalan Ketukah hingga ke Tetinggi yang ditutup tersebut. Pesan konfirmasi yang dilayangkan belum dijawab.[]