TAKENGON – Asisten III Setda Bener Meriah yang juga Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, Abdul Muis mengaku tidak mengetahui adanya ancaman mogok kerja tenaga medis rumah sakit tersebut.

Muis kepada portalsatu.com, 7 Juli 2017, mengatakan, sejauh ini pelayanan di RSUD milik Pemkab Bener Meriah tersebut masih berjalan normal. Kata dia, tidak ada pasien yang menyampaikan keluhan, terlebih kekhawatiran pasien akan ancaman mogok kerja itu. “Saya tidak tahu, pasalnya aktivitas di RSUD itu berjalan normal,” kata Muis.

Disinggung adanya spanduk ancaman mogok kerja yang mengatasnamakan pegawai dan staf RSUD Muyang Kute, Muis mengaku tidak mengetahui latar belakang ancaman itu.

Namun, kata Muis, beberapa waktu lalu isu akan dikembalikannya dr. Elisa Lisikmiko ke posisi Direktur RSUDMuyang Kute sempat berhembus di kalangan pegawai. “Info ini perlu saya luruskan, bahwa direktur lama tidak akan dikembalikan lagi,” katanya.

Muis menjelaskan, saat ini pihaknya telah mengantongi dua nama calon Direktur RSUD Muyang Kute. Dua nama itu, kata dia, akan diusulkan setelah Bupati Bener Meriah terpilih dilantik pada 14 Juli 2017.

“Dari dua nama itu dr. Elisa Lisikmiko tidak ada. Jadi, petugas medis tidak usah khawatir,” ujar Muis.

Akan tetapi, Muis tidak ingin kedua nama calon Direktur RSUD itu diketahui publik sebelum diajukan kepada bupati nantinya.[]