SUBULUSSALAM – Musyawarah Cabang (Muscab) I Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Subulussalam baru saja dilaksanakan di Aula RSUD, Rabu, 16 November 2022 kemarin.

Muscab IAKMI perdana ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Munawarroh, S. Si., Apt., M.K.M., Ketua mandat IAKMI Kota Subulussalam, Satria Darma, S.K.M., M.K.M., Sekretaris Dinas Kesehatan, Alamsyah, S.K.M dan para kepala Puskesmas serta seluruh anggota IAKMI Kota Subulussalam.

Tujuan pelaksanaan Muscab ini, selain untuk pemilihan ketua IAKMI, juga dalam rangka memperkuat tali silaturrahmi antar anggota IAKMi yang ada di wilayah Kota Subulussalam.

Musyawarah Cabang (Muscab) I
Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Subulussalam baru saja dilaksanakan di Aula RSUD, Rabu, 16 November 2022.

Berdasarkan data yang dihimpun portalsatu.com/, dalam Muscab tersebut muncul dua nama bakal calon ketua IAKMI yakni Satria Darma (Kabag Tata Usaha RSUD) dan dr. Sarifin Usman Kombih (Kepala Puskesmas Penanggalan).

Proses pemilihan dilakukan secara voting tertutup, berdasarkan hitungan perolehan suara, Satria Darma dipercayakan pemimpin IAKMI Kota Subulussalam periode 2022-2025, setelah memperoleh 43 suara, sedangkan Sarifin Usman 15 suara.

Ketua Pemilihan, Alamsyah menetapkan Satria Darma sebagai ketua IAKMI terpilih, untuk selanjutkan diajukan kepengurusan ke IAKMI Provinsi Aceh untuk di-SK-kan.

Satria Darma mengatakan Muscab ini adalah forum tertinggi dalam pengambilan keputusan pada organisasi IAKMI Cabang Kota Subulussalam. Kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan oleh penerima mandat dari IAKMI Daerah.

Menurutnya, seyogianya kegiatan ini sudah dilaksanakan jauh-jauh hari namun dengan berbagai kendala selama ini baru bisa dilaksanakan sekarang. Kegiatan Muscab ini diinisiasi oleh Kabag Tata Usaha RSUD Kota Subulussalam selaku penerima mandat dari IAKMI Provinsi.

Ia menjelaskan keberadaan IAKMI ini untuk menjaga nilai dan mengembangkan keilmuan, menumbuhkan profesionalisme dalam bekerja di bidang kesehatan masyarakat, serta menjadi pelopor lahirnya pemimpin yang amanah dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat.[]