SUBULUSSALAM – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Subulussalam hanya hitungan belasan jam lagi terhitung sejak sore ini. Namun belum muncul kandidat baru selain petahana, Merah Sakti.
Banyak pihak memprediksi Musda Golkar akan berlangsung secara aklamasi lantaran tidak ada calon lain “berani melawan” Merah Sakti yang merupakan Wali Kota Subulussalam.
Satu sumber menyebutkan, sulit mengalahkan Merah Sakti. Selain memiliki kekuatan finansial, politisi senior Golkar itu juga mempunyai kekuatan politik di internal DPD II partai berlambang pohon beringin tersebut.
Faktor ini menjadi salah satu penyebab tidak adanya pesaing tangguh yang siap menumbangkan orang nomor satu di Bumi Sada Kata itu.
Padahal, Golkar memiliki sejumlah kader potensial seperti Siti Ansari yang saat ini penasehat DPD II Partai Golkar Subulussalam dan juga mantan anggota dewan periode lalu. Selanjutnya ada Fajri Munthe (Wakil Ketua DPRK Subulussalam) dan Haris Muda Bancin serta Usman Kahar yang saat ini duduk di lembaga legislatif.
“Hingga sore ini belum ada info yang saya dapat ada calon lain yang ingin maju. Yang sudah positif maju itu Pak Merah Sakti,” kata Ketua Panitia Pelaksana Musda III Partai Golkar DPD II Subulussalam, Jhonson Siregar kepada wartawan, Sabtu, malam.
Ia mengatakan jika tidak ada kandidat lain yang maju pada Musda besok (Minggu), maka pemilihan akan berlangsung secara aklamasi. Namun, Jhonson belum bisa memastikan apakah aklamasi atau tidak.
“Belum bisa kita pastikan, mana tahu besok tiba-tiba muncul. Bisa saja ada calon menerapkan strategi diam-diam, tapi sudah menggalang kekuatan, pastinya kita lihat saja besok,” kata Siregar.[]



