BANDA ACEH – Ketua Partai Aceh, Muzakir Manaf, tidak akan menoleransi kader partai yang terjerat narkoba. Pimpinan Partai Aceh juga akan mengambil tindakan tegas untuk kadernya yang terjerat kasus narkoba.

“Ketua Umum Partai Aceh, H. Muzakir Manaf tidak mentolerir kader partai yang terjerat narkoba, baik itu sebagai distributor atau konsumen,” ucap Juru Bicara Partai Aceh, Suadi Sulaiman atau dikenal Adi Laweueng, Senin, 14 Agustus 2017. 

Pernyataan ini disampaikan Adi Laweueng menjawab portalsatu.com terkait status J, oknum anggota DPR Aceh yang diduga tertangkap sedang pesta sabu di Aceh Besar, beberapa waktu lalu. Kasus J akan dibicarakan di tingkat partai dalam dua hari mendatang. Adi mengatakan Partai Aceh akan menggelar rapat terkait dengan kasus tersebut. 

Adi mengatakan Muzakir Manaf atau Mualem sangat anti terhadap narkoba. Ia mengatakan, Mualem sudah melarang penggunaan narkoba sejak masa konflik dulu saat Muzakir Manaf menjabat sebagai panglima tertinggi GAM. (Baca: Air Mata Mualem dan Foto Kenangan).

“Dari dulu Mualem sudah melarang bawahannya untuk berdekatan dengan narkoba,” kata Adi.[] (*sar)