Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaNekat, OTK Buat...

Nekat, OTK Buat Facebook Palsu Mengatasnamakan Kapolres Lhokseumawe 

LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman merasa geram serta merasa dirugikan dengan adanya akun Facebook yang mengatasnamakan dirinya “Hendri Budiman”. Padahal, selama ini dirinya tidak pernah membuat Facebook di media sosial.

Akun tersebut sengaja dibuat Oknum Tidak Bertanggungjawab (OTK) untuk mencari keuntungan tertentu dengan mengatasnamakan dirinya.

“Akun Facebook yang beredar selama ini dengan mengatasnamakan saya itu palsu. Saya tidak pernah ada Facebook tapi akun palsu itu ada saya ketahui dari rekan-rekan yang mempertanyakan kebenaran apakah benar saya pemiliknya,” kata Hendri saat konferensi pers di Mapolres setempat, Jumat 17 Maret 2017.

Setelah mengetahui, Hendri langsung membantah serta menegaskan bahwa selama ini dirinya tidak memiliki akun Facebook atas nama Hendri Budiman seperti yang beredar sekarang.

Hendri Budiman menambahkan, akun yang di buat oleh oknum yang mencari keuntungan tertentu tersebut, tentunya akan meresahkan masyarakat. Bahkan tidak tertutup kemungkinan akan terjadi tindak pidana.

“Pasti yang membuat itu bertujua untuk mengambil keuntungan semata. Saya sudah sampaikan ke Kasat Reskrim AKP Yasir, untuk segera lidik dan mengungkapkan siapa pelakunya dengan meminta bantuan tim IT Polda Aceh,” sebut Hendri.

Hendri menyebutkan untung saja saat ini belum ada yang melapor dan merasa dirugikan dengan akun tersebut. Namun, selaku Kapolres Lhokseumawe dirinya mengaku harus bertindak cepat untuk mencegah sedini mungkin dalam agar tidak terjadinya kriminal yang dapat merugikan pihak lainnya, dengan mengatasnamakan Hendri Budiman.[]

Baca juga: