SIGLI – Seorang nelayan di Kuala Tari Gampong Jeumerang, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, tewas tenggelam, Senin, 27 November 2017 sekira pukul 10:00 WIB. Tiga puluh menit kemudian jasadnya ditemukan tersangkut di bawah boatnya.

Nelayan tersebut bernama Musliadi Husen (35) warga Gampong Jemeurang, Kecamatan Kembang Tanjong. Kini jasadnya telah dibawa pulang ke rumah duka guna pelaksanaan fardhu kifayah.

Kapolsek Kembang Tanjong, Iptu Agustiar, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya musibah itu terjadi ketika korban pada pukul 09;45 WIB hendak melaut. Namun sebelum berangkat, dirinya melihat kondisi boat termasuk memeriksa mesin. Korban menyelam untuk membersihkan sampah yang tersangkut di baling–baling boat. 

Awalnya korban sempat muncul di permukaan air sebelum menyelam lagi. “Pada kali kedua inilah korban tidak muncul lagi ke permukaan,” kata Kapolsek.

Para nelayan yang berada di lokasi saat kejadian langsung melakukan pencarian ketika korban tidak muncul ke permukaan. Dibantu para masyarakat sekitar, korban berhasil ditemukan tersangkut di bawah lambung boatnya sendiri dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

“Setelah diangkat dari dalam air, korban langsung diantar ke rumahnya dan menolak dilakukan visum at repertum dan menganggap kejadian itu murni musibah,” kata Kapolsek.[]