BLANGKEJEREN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues mengaku kecewa dengan oknum ASN Dinas Syariat Islam dan oknum BKM Masjid Assalihin Blangkejeren, peyebabnya adalah niat baik anggota dewan itu sengaja dipelesetkan.

Kekecewaan itu disampaikan Hj. Salamah Ibnu Hasim anggota DPRK Gayo Lues dari Partai Demokrat, Senin, 28 Agustus 2023, katanya, kondisi MCK Masjid Agung Assalihin sangat memprihatinkan, lantai MCK jauh lebih rendah dari bangunan Masjid.

“Kamar mandi laki-lakinya sangat berantakan, kamar mandi wanita bersamaan dengan pemandian mayat, sehingga jamaah wanita merasa ketakutan saat mengambil wuduk, dan keberadaan air juga mengab-mengab, sehingga ketika saat mengambil air wuduk harus antrian,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Dari keluhan jamaah Masjid Assalihin itu, Hj Salamah mengajukan alokasi dana Otsus tahun 2023 sebesar Rp 500 Juta guna melakukan renovasi MCK tersebut, sehingga dapat mengatasi kendala yang dialami para jamaah.

“Namun dalam perjalanannya ada persekongkolan antara oknum Dinas Syariat Islam dengan oknum BKM untuk tidak melakukan renovasi MCK tersebut, dan malahan mau membangun baru dicelah-celah gedung MCK yang sudah ada,” ujarnya.

Karena adanya isu hendak pergeseran tersebut, Hj Salam langsung berkomunikasi dengan Kepala Dinas Syariat Islam guna melakukan peninjauan lokasi MCK Masjid Agung Assalihin, dan saat peninjauan juga diikuti oleh Kadis Syariat Islam, tim Konsultan dan Ketua BKM.

“Dalam kesempatan tersebut kami telah tanyakan kepada Konsultan, Kadis Syariat Islam dan Ketua BKM, apa-apa saja yang perlu diperbaiki, dan tim konsultan telah mencatat apa saja yang perlu direnovasi, dan kala itu Kadis Syariat Islam menyatakan akan mengusulkan saat perubahan Anggaran, dan pelaksaanya akan dilkukan dengan swakelola,” jelasnya.

Hj Salamah mengaku sangat kecewa lantaran dari rencana Tiga Bulan yang lalu itu, sampai dengan Kepala Dinas Syariat Islam dimutasi menjadi staf ahli sama sekali belum menindaklanjutinya. Dan malahan tidak segan dan malu kembali menghubunggi Hj Salamah untuk membuat perencanaan baru.

“Dari kinerja yang bersangkutan, tidak salah sedikitpun Pj Bupati melakukan rotasi ke tempat lain, memang sudah sepantasnya yang tidak bisa bekerja di geser,” kata Salamah.

Untuk itu, Salamah menyarankan kepada Kepala Dinas Syariat Islam yang baru dilantik harus segera bertindak dalam penyelesaian kegiatan.[]