Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBerita LhokseumaweNU Kota Lhokseumawe...

NU Kota Lhokseumawe Rekomendasi 6 Santri ke Mesir dan Maroko

LHOKSEUMAWE – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe memberikan rekomendasi kepada enam santri asal Kota Lhokseumawe yang ingin melanjutkan pendidikan sarjana ke Mesir dan Maroko. Enam santri tersebut akan mengikuti seleksi beasiswa kader NU ke negara timur tengah tahun 2022 ini.

Ketua PCNU Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji Ali, M.A., menyebutkan rekomendasi tersebut diberikan kepada santri dan santriwati asal Lhokseumawe yang mengajukan permohonan mengikuti seleksi beasiswa PBNU di Jakarta.

“Hal ini merupakan upaya NU untuk memfasilitasi para santri untuk memperoleh beasiswa ke Mesir dan Maroko,” ujar Tgk. Rizwan dalam keterangannya, Selasa, 19 Juli 2022.

Tahun akademik 2022/2023 PBNU dalam suratnya untuk Pengasuh Pondok Pesantren di seluruh Indonesia menyampaikan akan menyediakan 30 kuota beasiswa untuk santri ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Adapun kuota tersebut meliputi 20 kuota untuk jurusan agama, terdiri dari jurusan syariah (3 putra/2 putri), ushuluddin (3 putra/2 putri), dirasat islamiyah (3 putra/2 putri), dan jurusan bahasa dan sastra Arab.

Sementara untuk jurusan umum tersedia 10 kuota. Meliputi jurusan kedokteran (3 putra/1 putri), tehnik (3 putra/1 putri) dan jurusan Bahasa dan Terjemah.

“Kita berharap enam santri asal Lhokseumawe tersebut dapat lolos dalam seleksi di tingkat nasional,” ujar Tgk. Rizwan yang juga dosen Fisip Universitas Malikussaleh.

Dalam seleksi tersebut para santri diharapkan mempersiapkan diri dengan baik. Termasuk hafalan Alquran paling sedikit dua juz.

Di samping para santri perlu mendapat rekomendasi dari pengasuh pondok pesantren/dayah, surat rekomendasi dari PCNU setempat, ijazah Madrasah Aliyah (negeri/swasta) dalam linkungan Kementerian Agama RI.

“Saya berharap PBNU memberikan prioritas kepada para santri asal Aceh supaya dapat memperoleh beasiswa tersebut, supaya kader-kader NU di Aceh yang membawa semangat Islam washatiyah semakin ramai,” pungkas Tgk. Rizwan didampingi Sekretaris PCNU Kota Lhokseumawe, Tgk. Ahmad Subhan.[](ril)

Baca juga: