Banyak orang menyamakan makna antara nuansa dan suasana, misalnya pada kalimat ini, Gubuk Emas Restaurant, restaurant bernuansa danau. Secara sepintas, kalimat ini lazim dimaknai dengan “Restaurant Gubuk Emas merupakan restaurant yang teduh, nyaman, banyak pepohonan, ada suara burung, air bergemericik mengalir, sehingga suasana yang tercipta menyerupai suasana danau.

Bila kita mengimajinasikan hal seperti itu, sebenarnya tidak lebih tepat jika yang dimaksud sebagai nuansa itu sebenarnya adalah suasana.

Hal yang sama, mari cermati kalimat berikut ini: 1. Lembah Hijau merupakan taman rekreasi bernuansa alam (iklan verbal Taman Rekreasi Lembah Hijau, di Siger Tv, 15 Desember 2009), 2. Danau Kemuning memiliki nuansa alam yang sejuk dengan penampakan air bening, dan air danau ini diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit (Lampost, 17 Desember 2009, edisi khusus halaman 30, judul “Danau dan Bendungan Juga Oke”).

Kata nuansa dalam kalimat tersebut, diyakini bermakna suasana, atau bersinonim dengan makna kata suasana. Artinya, selaras dengan maksud iklan tersebut, Lembah Hijau merupakan taman rekreasi yang ‘suasana alamnya’ seperti teduh, nyaman, sejuk, banyak pepohonan, udara segar, banyak tumbuhan dan hewan, masih kental sekali. Begitu pula dengan makna kata nuansa dalam, kalimat kedua.

Namun, betulkah kata nuansa bersinonim dengan kata suasana? Mari kita periksa kebenarannya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) halaman 788, kata nuansa mempunyai dua arti, yakni: 1. Variasi atau perbedaan yang sangat halus, atau kecil sekali (tentang warna, suara, kualitas, dsb), 2. Kepekaan terhadap kewaspadaan atas, atau kemampuan menyatakan adanya pergeseran yang kecil sekali (tentang makna, perasaan, nilai).

Definisi ini menunjukkan bahwa nuansa merupakan perbedaan yang tipis yang digunakan untuk warna, suara, kualitas, makna, perasaan, dan nilai.

Kata nuansa itu tampaknya merupakan kata serapan dari bahasa Inggris “nuance”. Makna kata itu dalam bahasa Inggrisnya, ialah: 1. A subtle of slight degree of difference, as meaning: feeling or tone: a gradation, 2. expression or appreciation of subtle shades of meaning, feeling or tone: a rich artistic performance, full of nuance (Wikipedia). Kata ‘nuance’ itu diserap menjadi nuansa dan diterjemahkan dalam KBBI seperti tersebut di depan.

Adapun kata suasana, bermakna: 1. hawa, udara, 2. Keadaan sekitar sesuatu atau dalam lingkungan sesuatu, 3. Keadaan suatu peristiwa (KBBI, halaman 1094).

Dengan demikian, makna kata nuansa sangatlah berbeda dengan makna kata suasana, atau nuansa tidaklah bersinonim dengan suasana.

Oleh karena itu, dalam menggunakan suatu kata, adalah bijak bila sebelumnya kita mengetahui makna leksikal kata tersebut, jangan sekadar meniru atau melihat kemiripan bunyi, bahkan berdasar pada rangkaian huruf yang enak dibaca/didengar saja. Kamus sebagai buku pintar, sangat tepat dijadikan rujukan.

Sumber: Lampung Pos