Maut datang tanpa diundang. Bencana alam, aksi kriminalitas, atau penyakit bisa jadi perantara kematian. Sebaliknya, ketika ajal belum menghampiri, sejumlah korban insiden mengerikan mampu bertahan hidup.

Seperti dikutip dari Oddee.com, beberapa orang lolos dari maut ketika mengalami insiden ekstrem. Misalnya, Betty Lou Oliver yang selamat meski terjun bebas 75 lantai di Empire State Building — yang pernah jadi gedung tertinggi di dunia.

Ada juga yang selamat meski kepalanya ditembus batang besi atau tertimpa daging yang beratnya ratusan kilogram.

Politisi Inggris juga masuk daftar orang-orang yang beruntung lolos dari maut. Berikut 8 kisah mereka yang bertahan hidup:

1. Kepala Ditembus Batang Besi

Seorang pekerja bangunan Brasil, Eduardo Leite (24), sedang bekerja ketika batangan besi sepanjang 1,8 meter jatuh dari lantai 5 bangunan yang sedang dikerjakannya. Batang besi itu menembus topi pelindung dan tengkoraknya.

Batang itu masuk ke bagian belakang kepala dan menyembul dari antara dua matanya.

Ajaibnya, nyawanya selamat, meski hanya kehilangan penglihatan di satu mata dan nyaris lumpuh pada bagian kiri tubuhnya.

Batang besi itu kemudian dilepaskan melalui pembedahan. Setelahnya Leite mengeluhkan sejumlah hal yang membuat tubuhnya tak nyaman.

2. Terjun dari 75 Lantai

Pada 28 Juli 1945, sebuah pesawat pembom B-25 jatuh ke Empire State Building, New York, yang pada saat itu merupakan gedung tertinggi sedunia. Dampaknya sangat kuat sehingga gedung itu berlubang.

Pada saat kejadian, seorang penjaga lift bernama Betty Lou Oliver sedang berdiri dalam lift di lantai 80, hanya satu lantai dari tempat tabrakan. Ia menderita luka bakar dan memerlukan penanganan medis segera.

Para anggota regu penyelamat kembali memasukannya ke dalam lift agar dibawa segera ke rumah sakit, tapi kabel penggantung lift rusak dan putus sehingga wanita itu terjatuh bebas sejauh 75 lantai hingga ruang bawah tanah.

Ia selamat lagi hari itu dan kembali bekerja sebagai penjaga lift, lima bulan sesudah kejadian.

Hingga sekarang, ia memegang rekor Guinness World Record sebagai manusia penyintas lift jatuh tertinggi.

3. Pembalap F1

Pembalap Martin Donnelly mungkin orang paling beruntung yang selamat dari kecelakaan balap Formula One (F1).

Pada 1990, ia sedang berlomba di sirkuit Jerez, Spanyol, dan mengalami kecelakaan saat mobil sedang melaju pada kecepatan 225 kilometer per jam.

Setelah perawatan intensif dan pemulihan jangka panjang, Donnelly sekarang berjalan sedikit tertatih.

Tapi, kecelakaan yang dialaminya dijadikan pelajaran berharga. Perlindungan tabrakan pada kendaraan F1 mengalami perbaikan.

Selengkapnya >>> [] liputan6.com