Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaNewsOmbudsman Aceh Evaluasi...

Ombudsman Aceh Evaluasi Pelayanan Publik di Polres Simeulu

SINABANG – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr. Taqwaddin, bersama timnya mengunjungi Polres Simeulu, Kamis, 19 Agustus 2021. Tim Ombudsman melakukan evaluasi standar pelayanan publik pada Unit SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), Satlantas, dan Satintelkam.

Kunjungan Tim Ombudsman Aceh diterima Kapolres Simeulu, AKBP Panji Santoso, yang baru bertugas di Simeulu dua minggu lalu.

“Kami datang untuk memeriksa apakah unit-unit ini sudah memenuhi standar pelayanan yang diperintahkan oleh UU Pelayanan Publik atau belum,” ujar Taqwaddin.

Kepala Ombudsman Aceh mengharapkan agar semua unit layanan harus mencantumkan standar pelayanan. Hal ini penting agar bisa menjadi indikator atau tolok ukur bagus tidaknya suatu pelayanan. Sehingga dengan adanya standar pelayanan ini masyarakat bisa mendapatkan kepastian haknya atas pelaksanaan publik, baik standar persyaratan, standar prosedur, standar waktu, standar biaya, maupun standar lainnya.

“Diharapkan dengan adanya standar ini akan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucap Taqwaddin yang juga akademisi USK.

Semakin berkualitasnya pelayanan maka akan meningkatkan kepuasan masyarakat, yang pada akhirnya semakin mengoptimalkan kepercayaan publik kepada pemerintah. “Ini sasaran yang diharapkan. Jadi, untuk mewujudkan peningkatan kepercayaan publik maka harus dimulai dengan penerapan standar pelayanan publik di semua jajaran pemerintahan, termasuk di Polres Simeulu,” tegas Taqwaddin.

Hasil pengawasan Tim Ombudsman tadi langsung disampaikan kepada Kapolres guna dilakukan koreksi standar pelayanan. Misalnya, pembenahan SPKT agar masyarakat yang dilayani menjadi lebih nyaman dan mendekatkan hubungan antara warga dengan anggota kepolisian.

AKBP Panji Santoso menyatakan “siap” menyahuti saran Kaper Ombudsman RI Aceh.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Ombudsman RI Aceh juga meresmikan beroperasinya Gerai Vaksin Presisi Keliling, Polres Simeulu. “Terkait acara launching ini, saya beri apresiasi yang tinggi kepada Bapak Kapolres yang telah proaktif dan progresif memajukan program vaksinasi di Simeulue, yang bagian kecil dari pelosok Nusantara Indonesia”.

“Perlu saya sampaikan bahwa adalah kewajiban Pemerintah untuk melindungi rakyat. Vaksin adalah salah satu upaya melindungi rakyat agar tercegah dari serangan virus corona. Dengan proaktif dan progresif melakukan kegiatan vaksin secara keliling ke seluruh kecamatan atau seluruh Polsek ini berarti Polres Simeulu telah melaksanakan kewajiban perintah konstitusi,” kata Taqwaddin.

Terkait hal ini, Taqwaddin juga berharap kepada warga Siemeulu agar bersedia divaksin secara tulus dan ikhlas karena vaksin ini adalah hak rakyat.[](ril)

Baca juga: