SUBULUSSALAM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani wilayah Kota Subulussalam masih bertahan Rp 1.400 perkilogram. Sementara ongkos panen berkisar sekitar Rp 130 perkilogram.
“Harga sawit sekarang masih Rp 1.400 perkilogram, kalau dihitung-hitung lumayan juga, namun belum pada posisi aman,” kata salah seorang petani di wilayah Kecamatan Penanggalan, Roni kepada portalsatu.com, Minggu 25 September 2016.
Sebagai petani, ia mengaku harga harga sawit saat ini tergolong lumayan karena uang yang didapat bisa disisihkan untuk biaya perawatan kebun seperti membeli pupuk, selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Saat panen saya minta bantu sama kawan, dengan kondisi harga sekarang Rp 1.400 perkilogram, ongkos panen sekitar Rp 130 perkilogram. Begitu juga ketika saya manen sawit orang lain,” katanya.
Ia menyebutkan harga sawit saat ini terbilang menurun dibandingkan tiga pekan lalu sudah menembus Rp1.500 perkilogram di tingkat petani. Harga kemudian berangsur turun menjadi Rp 1.470 perkilogram dan Rp 1.400 perkilogram saat ini.
Sementara harga TBS di tingkat pabrik berdasarkan aplikasi Subulussalam Data Aplication (SaDA) yang dikelola oleh bagian Ekonomi Setdako Subulussalam yakni PT Global Sawit Semesta Rp 1.600 perkilogram dan PT Samudra Sawit Nabati Rp 1.570 perkilogram serta PT Bangun Sempurna Lestari Rp 1.580 perkilogram.[]
Laporan Sudirman

