TAKENGON – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Datu Beru Takengon, Aceh Tengah resmi bisa melayani pasien jantung setelah Unit Cath Lab Cateterisasi diresmikan Bupati Nasaruddin, Senin, 15 Agustus 2016.

Dalam sambutannya Nasaruddin menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas upaya mewujudkan Unit Cath Lab di BLUD Datu Beru Takengon.

“Untuk mewujudkan ini butuh kerjakeras dan dukungan semua pihak,” kata Nasaruddin.

Sementara itu, Direktur Utama BLUD Datu Beru Takengon, dr. Hardiyanis Sp.PD dalam laporannya mengatakan, dengan adanya pelayanan Cath Lab, BLUD Datu Beru Takengon kini mampu menangani balonisasi/kateterisasi, katub jantung, pemasangan pacu jantung dan pemasangan pacu jantung permanen.

Dengan adanya pelayanan jantung di BLUD Takengon ini kata dia, tentunya sangat membantu masyarakat di wilayah tengah Aceh yang membutuhkan pelayanan jantung.

“Kalau harus ke RSUZA (Banda Aceh), kita harus mengantri hingga lima hari,” kata Hardiyanis.

BLUD Datu Beru Takengon katanya telah menyandang status Tipe B Non Pendidikan yang sudah terakreditasi.

Total sumber daya manusia saat ini 792 orang dan jumlah Sub Spesialis 3 dengan jumlah spesialis 29 orang serta 20 orang dokter umum.

“Fasilitas Unit Cath Lab plus peralatan ini dengan dibangun dengan dana APBK/Otsus Rp13.985.000.000. Sedangkan pembangunan gedung kita alokasikan dari anggaran BLUD yang mencapau 1,5 M,” katanya.

Peresmian tersebut ditandangi dengan operasi perdana pada seorang pasien yang turut melibatkan dokter dari RSCM Jakarta.

Perwakilan Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta dr. Muhammad Yamin, mengatakan, dengan adanya pelayanan jantung di wilayah tengah maka penderita jantung sangat terbantu. Karena menurutnya, penderita janjung tidak dapat ditunda.

Di RSCM katanya, penderita jantung asal Aceh yang menjalani operasi jantung sampai tiga orang perhari.

“Mudah-mudahan dengan adanya pelayanan penyakit jantung di Aceh Tengah, semua pasien di wilayah tengah tertangani,” kata Muhammad Yamin.

Hadir dalam acara itu Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Dandim 01-06 Aceh Tengah – Bener Meriah, Kapolres, Kepala BPJS Lhokseumawe dan beberapa pimpinan SKPK Aceh Tengah.[](ihn)