NAGAN RAYA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya, Samsuar alias Teungku Wan Malaya menyambut baik wacana referendum Aceh yang disampaikan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Ketua DPA PA, Muzakir Manaf atau Mualem.

“Kami mendukung langkah Mualem yang meminta referendum di Aceh. Ini salah satu upaya untuk menentukan nasib sendiri masyarakat Aceh untuk hidup berdiri sendiri atau bersama Indonesia,” kata Wan Malaya dalam keterangannya, Rabu, 29 Mei 2019. 

Menurut mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini, kondisi perekonomian dan demokrasi di Indonesia saat ini dalam kondisi hancur-hancuran. Hal ini diperparah ketidakstabilan politik di dalam negeri, sehingga menyebabkan keresahan di masyarakat.

Oleh karena itu, menurut Wan Malaya, agar persoalan ini tidak berlarut, pihaknya sangat mendukung pernyataan Mualem yang meminta referendum di Aceh. Sebab, masyarakat Aceh juga berhak hidup sejahtera, aman dan dengan kondisi politik dan ekonomi yang stabil dan tidak ada gangguan dalam kehidupan berdemokrasi.

“Referendum ini adalah keinginan masyarakat Aceh, untuk menentukan kehidupan sendiri dan nasib yang lebih baik,” pungkas Teungku Wan Malaya.

Seperti diketahui, Mualem mengeluarkan pendapat meminta referendum kepada Pemerintah Republik Indonesia. Hal ini disampaikan Mualem dalam sambutannya pada peringatan sembilan tahun wafatnya Wali Neugara Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk Muhammad Hasan Ditiro dan buka bersama di sebuah gedung resepsi di Banda Aceh, Senin, 27 Mei 2019, malam. [](rilis)