TAKENGON – Dinamika penyelenggaraan pemerintahan menuntut setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk tidak hanya bekerja sepihak, namun sebaliknya saling melengkapi.
Hal itu menjadi harapan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, ketika melantik sejumlah pejabat eselon 2, 3 dan 4 di Oproom Setdakab Aceh Tengah pada Sabtu, 30 April 2016.
“Seluruh jajaran pemerintah daerah harus bekerja maksimal kalau ingin menghasilkan prestasi daerah, bukan hanya maksimal dalam kerja, tapi bagaimana mencapai tujuan melalui koordinasi antar SKPK,” ujar pria yang akrab disapa Pak Nas itu.
Menurutnya, untuk menghasilkan kinerja pemerintahan daerah yang andal, kepala SKPK tidak bisa hanya melihat SKPK-nya saja tapi juga kepentingan yang lebih tinggi yaitu daerah dan masyarakat.
“SKPK jangan bekerja sendiri-sendiri, tapi saling melengkapi dan saling melanjutkan,” katanya.
Ia juga menekankan, untuk bekerja maksimal, aparatur diharapkan lebih mengedepankan kerja daripada disibukkan dengan bicara-bicara yang tidak perlu selama jam dinas.
“Untuk memajukan daerah, aparatur hendaknya kurangi bicara dan ganti dengan kerja, sebagaimana amanat Presiden kita,” kata Pak Nas.
Berdasarkan hasil evaluasinya selama ini, Pak Nas mengapresiasi sejumlah aparatur yang sudah bekerja bahkan melebihi tanggung jawab, namun dia menyayangkan relatif masih ada aparatur yang bekerja di bawah batas tanggung jawab.
“Agar kinerja aparatur optimal, harus lebih mengutamakan kepentingan yang lebih besar atau kepentingan publik daripada kepentingan pribadi dan golongan,” kata Pak Nas mengingatkan.[](ihn)



