TAKENGON – Bupati Aceh Tengah Nasaruddin mengatakan, Takengon selalu siap menjadi tuan rumah Kontes Kopi Specialty Indonesia. Bahkan kata dia, Takengon merupakan rumah bagi KSSI yang sesungguhnya.

Hal tersebut diungkapkannya menanggapi pelaksanaan kontes kopi Spesialti Indonesia (KKSI) ke-8 yang digelar 20-23 Oktober 2016 di Takengon

“Kami menilai KKSI bukan sekadar kegiatan yang singgah di Takengon untuk menyelenggarakan even ke-8 kalinya, justru kami menyatakan Aceh Tengah inilah sebenarnya rumah bagi KKSI,” ujarnya, Minggu malam, 23 Oktober 2016.

Selain kultur tanah yang subur, kata Pak Nas, Aceh Tengah memiliki lahan tanam kopi Arabika terbesar di Indonesia, mencapai 48 ribu hektar dan 80 persen masyarakat yang tinggal di daerah itu merupakan petani kopi.

“Ditambah lagi, ragam cita rasa kopi dunia ada Takengon, sehingga sangat tepat untuk menjadi basecamp kopi Indonesia,” kata Pak Nas.

Rangkaian kontes kopi disemarakkan dengan berbagai kegiatan di antaranya seminar, pemilihan duta kopi, lelang kopi, pemutaran film Aroma of Heaven yang diikuti pagelaran seni dan budaya, hingga acara utama pelaksanaan cupping test untuk menilai kopi terbaik yang diikutsertakan dalam kontes.

Event nasional ini menghadirkan tim juri ternama dari berbagai negara, seperti Mr. Shunta Baba, Nguyen Duong Chau, Mrs. Mirella Cielek, Paul W De Haan, Judith E Ganes, Somkuan Priyawat, Cheng Boon Leng dan Anyarat Priyawat.[]