BANDA ACEH Calon Gubernur Aceh, Tarmizi Karim, menanggapi santai terkait dengan keputusan DPP PAN yang menarik dukungan dari dirinya. Ia mengatakan hal tersebut wajar dilakukan, mengingat berkas dukungan PAN kepada dirinya tidak pernah masuk ke KIP.
Itu hak mereka sendiri karena dukungan mereka tidak terdaftar di KIP karena memang tidak sempat terdaftar saat itu karena terlambat, ucap Tarmizi Karim menjawab portalsatu.com seusai mengikuti debat kandidat gubernur Aceh di Amel Convention Center, Selasa, 31 Januari 2017.
Bahkan ia tidak terlalu memikirkan keputusan DPP PAN tersebut. Ia mengatakan dukungan terhadap dirinya kian bertambah berkat program yang ia tawarkan.
Tarmizi juga mengatakan masih banyak kader PAN yang masih mendukung dirinya secara personal. Ia pun membantah telah terjadi konflik antara dirinya dan DPP PAN terkait deal politik.
Tidak ada masalah apa-apa. Masih banyak kader PAN yang masih mendukung saya. Bahkan rakyat semakin simpatik terhadap kami atas kejadian ini, kata dia.
Saat dikonfirmasi langsung kepada komisioner KIP Aceh, Basri, ternyata memang benar PAN secara administratif tidak memasukkan dukungannya kepada Tarmizi Karim. Basri pun mengatakan bahwa kejadian tersebut tidak mengganggu proses pencalonan.
Dari awal mereka tidak memberikan berkas dukungan pada Tarmizi Karim. Makanya itu sah-sah saja dan tidak mengganggu proses pencalonan, kata Basri yang ditemui juga seusai acara debat berlangsung.[]



